Hasil plesteran yang tidak rata sering menjadi masalah pada pekerjaan dinding. Permukaan bisa bergelombang dan menyulitkan proses finishing selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan alat bantu agar ketebalan plester lebih terkontrol.
Salah satu solusi yang efektif adalah pemasangan kepalaan plester atau plaster controller. Alat ini membantu menjaga ketebalan plester agar hasil akhir lebih rapi dan presisi. Dengan demikian, kualitas pekerjaan dinding dapat meningkat secara signifikan.
Apa Itu Kepalaan Plester (Plaster Controller)?
Kepalaan plester adalah alat bantu yang dipasang pada permukaan dinding sebagai penanda ketebalan plester. Fungsinya adalah mengontrol hasil plester agar rata dan sejajar di seluruh bidang dinding.
Selain itu, plaster controller memudahkan tukang dalam menarik roskam tanpa harus mengira-ngira ketebalan plester.
Persiapan Sebelum Pemasangan Kepalaan Plester
Sebelum memulai pemasangan kepalaan plester, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:
- Kepalaan plester atau plaster controller
- Plesteran
- Sendok semen
- Jidar
- Alat ukur atau waterpass
Dengan persiapan yang tepat, proses pemasangan akan berjalan lebih lancar.
Langkah-Langkah Pemasangan Kepalaan Plester
1. Tempelkan plesteran pada dinding
Pertama, oleskan plesteran pada dinding. Plesteran ini berfungsi untuk menempelkan kepalaan plester (Controller Plaster) pada dinding sebelum dilakukan pemlesteran secara keseluruhan

2. Pasang Kepalaan Plester pada Dinding
Selanjutnya, tempelkan kepalaan plester pada dinding menggunakan adukan plester. Tekan hingga posisinya menempel kuat. Pastikan setiap kepalaan terpasang pada posisi yang sejajar.

3. Tentukan Jarak Pemasangan
Pada tahap ini, jarak antar kepalaan berkisar antara 1 – 1,2 meter. Langkah ini penting agar hasil plester dapat ditarik dengan rata.

4. Biarkan Plesteran Dinding Mengikat
Setelah posisi kepalaan plester sesuai, biarkan plesteran mengikat terlebih dahulu. Selama proses ini, hindari menarik plester agar posisi tidak berubah.

5. Mulai Proses Plester Dinding
Setelah kepalaan plester kuat, lanjutkan proses plester dinding. Tarik jidar mengikuti jalur kepalaan plester. Dengan cara ini, ketebalan plester akan mengikuti tinggi kepalaan dan menghasilkan permukaan yang rata.

6. Ratakan plesteran pada dinding
Terakhir, setelah plester mulai mengering, lakukan perapihan akhir. Jika diperlukan, kepalaan plester dapat diratakan agar menyatu dengan dinding. Hasil plester akan terlihat lebih halus dan presisi.
Tips Agar Pemasangan Kepalaan Plester Lebih Maksimal
Agar hasil plester lebih rapi, perhatikan beberapa tips berikut:
- Pastikan jarak kepalaan konsisten
- Gunakan alat ukur untuk pengecekan
- Jangan terburu-buru saat menarik plester
- Biarkan adukan mengikat dengan baik
Dengan menerapkan tips ini, kualitas plesteran dapat terjaga.
Video Pemasangan Controller Plaster (Kepalaan Plester)
Manfaat Menggunakan Kepalaan Plester
Penggunaan plaster controller memberikan beberapa manfaat, antara lain:
- Plester lebih rata dan presisi
- Ketebalan dinding lebih terkontrol
- Mempercepat proses pekerjaan
- Mengurangi risiko dinding bergelombang
Karena itu, alat ini sangat membantu pada pekerjaan plester dinding.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, pemasangan kepalaan plester merupakan langkah penting untuk mendapatkan hasil plester dinding yang rata dan profesional. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, proses plester menjadi lebih mudah dan terkontrol.
Kepalaan plester sangat direkomendasikan untuk proyek renovasi maupun konstruksi baru yang mengutamakan kualitas finishing dinding.


